BATAM – Bipeka Sei Pelunggut menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus penguatan kader melalui kajian keagamaan bertema “Menjadi Ibu Pecinta Al-Qur’an Belajar dari Surat Al-Muzzammil Ayat 4” di Kavling Kamboja, Sei Pelunggut, Sabtu (7/3/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Bipeka Sei Pelunggut Rita Alfita menegaskan pentingnya peran kader dalam mengajak masyarakat kepada kebaikan, terutama melalui kegiatan Sanlat Ramadan.
“Kader harus berperan penting di tengah masyarakat. Dengan diadakannya kegiatan seperti ini, diharapkan setiap kader mampu menjadi contoh yang baik serta senantiasa mengamalkan ilmu yang telah didapat sehingga menjadi amal jariyah bagi para murobbi,” ujarnya.
Materi kajian disampaikan oleh Ustadzah Sartini, yang mengangkat tema tentang pentingnya peran seorang ibu dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
Ia menjelaskan bahwa dasar kajian tersebut merujuk pada firman Allah dalam Surah Al-Muzzammil ayat 4 yang memerintahkan umat Islam untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil, yaitu perlahan, benar, dan penuh penghayatan.
Menurutnya, membaca Al-Qur’an dengan tartil bukan sekadar membaca perlahan, tetapi juga memperhatikan tajwid, memahami makna, serta mengamalkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan bahwa seorang ibu memiliki peran penting sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika seorang ibu dekat dengan Al-Qur’an, maka rumah tangga akan dipenuhi ketenangan dan anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Anak-anak belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi dari contoh. Jika ibu terbiasa membaca Al-Qur’an, maka anak-anak pun akan tumbuh mencintai Al-Qur’an,” jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Al-Qur’an juga akan menjadi penolong bagi pembacanya di hari kiamat, sehingga kebiasaan membaca Al-Qur’an menjadi investasi besar bagi kehidupan akhirat.
Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan semakin termotivasi untuk melazimkan tilawah harian, memahami kandungan Al-Qur’an, serta mengajarkannya kepada keluarga di rumah.
Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar para peserta dapat istiqamah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi berikutnya.***
Tags: Bipeka Sei Pelunggut





