RKI Sungai Binti Ekspansi Titik Baru, Angkat Tema “Menjadi Ibu Pecinta Al-Qur’an”

BATAM – Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Sungai Binti menggelar kegiatan ekspansi titik baru yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhwan, Kampung Baru, pada Ahad (22/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta dan mendapat sambutan hangat dari warga setempat.

Acara tersebut menghadirkan Ustadzah Sartini sebagai pemateri. Turut hadir Ketua DPC, perwakilan RKI kelurahan, Bipeka, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam materinya yang bertema “Menjadi Ibu Pecinta Al-Qur’an”, Ustadzah Sartini menekankan pentingnya peran ibu dalam membangun keluarga yang dekat dengan Al-Qur’an.

Ia mengawali tausiyahnya dengan firman Allah dalam Surah Al-Muzzammil ayat 4: “Atau lebih dari itu (sedikit), dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil.” (Q.S. Al-Muzzammil: 4).

Menurutnya, perintah membaca Al-Qur’an dengan tartil bukan sekadar membaca perlahan, tetapi juga memperhatikan tajwid, memahami makna, menghayati pesan, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika ibu dekat dengan Al-Qur’an, maka rumah akan bercahaya dan anak-anak tumbuh dalam naungan kalam Allah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan beberapa alasan mengapa ibu harus menjadi pecinta Al-Qur’an. Pertama, karena ibu adalah teladan utama bagi anak-anak.

Kebiasaan ibu membaca Al-Qur’an akan menjadi contoh nyata yang ditiru oleh anak. Kedua, ibu adalah pendidik pertama sebelum anak mengenal sekolah. Ketiga, Al-Qur’an akan menjadi penolong dan pemberi syafaat di hari kiamat bagi para pembacanya.

Dalam pemaparannya, Ustadzah Sartini menyebutkan ciri-ciri ibu pecinta Al-Qur’an, di antaranya melazimkan tilawah harian meski sedikit namun konsisten, berusaha memahami makna ayat, mengajarkan Al-Qur’an kepada anak, serta mengamalkannya dalam akhlak dan perilaku sehari-hari.

Ia juga mengingatkan tantangan ibu di era modern yang penuh kesibukan dan distraksi. Namun demikian, ia mengajak para peserta untuk meluangkan waktu, meski hanya 10 menit setelah Subuh atau sebelum tidur, serta membiasakan mendengarkan murattal saat beraktivitas di rumah.

“Sedikit tetapi istiqamah lebih dicintai Allah,” pesannya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan dakwah keluarga melalui pembentukan ibu-ibu yang mencintai Al-Qur’an, sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.

Dengan terselenggaranya ekspansi titik baru ini, RKI Sungai Binti optimistis dapat terus memperluas jangkauan pembinaan keluarga dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.***