BATAM – RKI Sungai Binti bersama Majelis Taklim Umul Karomah sukses menggelar kegiatan Sanlat Ramadhan pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Kavling Kampung Tua Sungai Binti.
Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari jamaah setempat.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Taklim Umul Karomah, Ibu Nurul Ana Amalia, Ibu RW Ibu Artatik, serta Ibu RT Ibu Loka.
Kehadiran para tokoh masyarakat tersebut menambah semarak dan kekhidmatan kegiatan.
Dalam sambutannya, Ibu Nurul Ana Amalia menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim RKI Sungai Binti.
Beliau menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas kesediaan tim untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi ilmu kepada jamaah.
Ia berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta yang hadir.
Selain itu, beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin Majelis Taklim dengan menghadirkan pembicara dari RKI Sungai Binti.
Materi inti kajian disampaikan oleh Ustazah Siti Armi dengan tema Muroqobatullah.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa muroqobatullah adalah perasaan dan keyakinan teguh bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi segala amal, perkataan, dan isi hati manusia dalam kondisi apa pun.
Sikap ini merupakan implementasi dari ihsan, yakni beribadah seolah-olah melihat Allah, sehingga melahirkan ketakwaan, kejujuran, dan keikhlasan, serta membentengi diri dari kemaksiatan, baik saat berada di tengah keramaian maupun dalam kesendirian.
Ustazah Siti Armi juga menjelaskan bahwa konsep muroqobatullah ditegaskan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, di antaranya dalam Surah Asy-Syu’ara ayat 218–219, Surah Al-Hadid ayat 4, Surah Al-Fajr ayat 14, serta ayat-ayat lain seperti Luqman 16–17, Al-Mu’min ayat 19, dan Al-Ahzab ayat 52.
Adapun cara menumbuhkan sikap muroqobatullah antara lain dengan mempelajari Asmaul Husna, memperbanyak zikir, serta senantiasa berdoa kepada Allah SWT.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Acara ditutup dengan pembagian hadiah kecil kepada peserta yang aktif bertanya serta jamaah yang hadir paling awal.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan.***





